Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » cemilan kering » Macam-Macam Rakik (Rempeyek) Khas Minang

Macam-Macam Rakik (Rempeyek) Khas Minang

(677 Views) Oktober 23, 2018 9:15 am | Published by | 4 Comments



Rakik atau rempeyek hanya berbeda nama. Orang Minang menyebut rakik, sedangkan di Jawa disebut rempeyek. Rakik khas minang keripiknya lebih tebal, sedangkan di Jawa keripiknya lebih tipis.

Rakik yang sering dijual di Bukittinggi bermacam-macam tergantung dari isi bagian atas, antara lain;

1.Rakik kacang tanah (lapisan atas ditaburi kacang).

2.Rakik ebi (terdapat taburan ebi).

3.Rakik maco (ada satu sampai tiga ikan maco utuh, kecil, terletak di bagian atas).

penjual-rakik-cemilan minang.

Bentuk rakik tergantung dari jenis rakik. Rakik kacang tanah yang dijual secara grosir, berbentuk bulat dengan diameter kira-kira 10 cm dan penuh diisi kacang di atasnya. Rakik ini lebih tebal. Akan tetapi, ada rakik kacang yang tipis dan hanya diisi beberapa butir kacang (tidak penuh). Rakik kacang biasa dijual di warung atau di lapau, teman minum kopi.

Di Bukittinggi, kacang yang digunakan di atas rakik tidak dipotong-potong, tapi kacang utuh dengan kulitnya. Berbeda dengan rempeyek, kacang dipotong kecil-kecil. Rakik maco berbentuk segi empat dengan ukuran kira-kira 10 x 10 cm, di bagian tengah terdapat 1 ekor ikan maco. Rakik maco lebih tipis dibanding rakik kacang tanah. Rasa rakik maco khas, ada rasa ikan.



Sedangkan rakik maco yang dijual oleh penjual individu berbentuk acak, karena tidak menggunakan cetakan, tapi digoreng di pinggir kuali. Rakik ebi hanya dijual oleh penjual individu, jarang rakik ebi dijual dalam jumlah besar (grosir), karena produksinya terbatas.

Rakik yang dijual dalam jumlah besar (grosir), rakik kacang dan rakik teri/maco. Penjual grosiran menjual rakik di pasar bawah, setiap hari Rabu dan Sabtu. Sebagian pembeli rakik pemilik warung/lapau yang menjual kembali rakik tersebut dalam bentuk eceran (satuan).

Rakik maco, kacang, dan ebi yang dijual oleh penjual individu di pasar bawah dengan harga Rp. 5.000 (kira-kira dalam satu plastik 6-8 buah). Penjual rakik individu ini tidak terlalu banyak, berbeda dengan rakik yang dijual secara grosir, lebih banyak. Sedangkan, harga rakik kacang dalam satu plastik besar (penjual grosir) antara Rp. 10.000 -15.000. Rakik dapat dimakan sebagai cemilan atau teman nasi. Rakik yang dimakan untuk cemilan, rakik kacang. Sedangkan, rakik ebi dan rakik maco dapat dimakan dengan nasi. Di warung atau lapau, rakik dimakan sebagai cemilan.

Lokasi : Di pasar bawah Bukittinggi, setiap Rabu dan Sabtu. Pedagang kaki lima atau di toko makanan.

Harga : Rakik grosir Rp 10.000 – 15.000

Rakik yang dijual secara individu : Rp 5.000



4 Komentar for Macam-Macam Rakik (Rempeyek) Khas Minang

  • Cindi berkata:

    Hey There. I found your blog using msn. This is an extremely well written article.

    I will make sure to bookmark it and return to read more of your useful info.
    Thanks for the post. I will definitely comeback.

  • I love your blog.. very nice colors & theme.
    Did you create this website yourself or did you hire someone to do it for
    you? Plz respond as I’m looking to create my own blog and would like to find out where u got this from.
    thanks

    • safitri ahmad berkata:

      Hello, nice to see you

      I create this blog by myself, I write all articles in this blog base on my knowledge about Minang snack. It is easy to create this blog. I bought the theme and install by myself, the technical support give guidance how to install it. You can do it, let make your own blog. thanks.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *