Menu Click to open Menus
Home » Cemilan Basah » Bubua Samba Sianok Sayur Kapau di Pasar Ateh Ngarai

Bubua Samba Sianok Sayur Kapau di Pasar Ateh Ngarai

(103 Views) November 6, 2018 10:16 am | Published by | No comment



Setiap ke Pasar Ateh Ngarai, saya selalu sempatkan beli kue mangkuak (mangkuk). Kue berwarna coklat, dari tepung beras dan di bagian pinggirnya terdapat santan kental berwarna putih. Kue akan dilepaskan dari cetakan, kalau ada pembeli.Kue mangkuak ini laku. Jika habis penjual akan pulang menjemput kue baru, sepertinya kue dimasak pagi, tidak hari sebelumnya.

Di samping kue mangkuk ada bungkus pisang agak besar, penjual mengatakan itu bubua samba Sianok. Bubua samba nama makanan. Sianok merupakan nama Nagari. Jadi, pembuat bubua samba itu berasal dari Nagari Sianok.

Saya coba membeli satu bungkus dan makan di rumah. Penjual di pinggir jalan itu menjual makanan untuk dibawa pulang, tidak untuk makan di tempat, sehingga mereka tidak menyediakan kursi. Harap maklum. Pasar Ateh Ngarai hanya buka dari pukul 6:30 WIB-10:00 WIB, sehingga banyak penjual makanan yang hanya menaruh barang di lantai, di dalam keranjang plastik, beralas terpal/kain. Mereka penjual yang berpindah-pindah, tidak menetap di pasar ateh ngarai.

Bubua Samba Sianok hampir sama dengan bubua samba yang lain. Ada perbedaan antara bubua samba dengan ketupat. Bubua samba dibuat dengan cara : beras dimasak dengan api kecil dengan perbandingan ukuran 1 (beras) : 4 (air), dan ditambah sedikit pengeras (sadah atau kapur sirih). Setelah masak, diletakkan di dalam wadah datar dan diiris setebal 2 cm. Sedangkan, ketupat, beras dimasukkan ke dalam bungkus ketupat dan direbus selama 8 jam.



Bubua Samba Sianok menjadi istimewa karena dibungkus dengan daun pisang, sehingga wangi daun masuk ke bubua samba dan gulai yang ada di dalamnya. Apakah air gulai tidak menetes dari daun? Bubua samba Sianok dibungkus dengan dua lembar daun pisang, sehingga kuah gulai tidak menetes ke luar (kecuali jika daun pisang ada yang robek). Kuah gulai menggunakan sayur buncis, nangka, dan lobak singgalang. Kata etek (tante), itu disebut gulai Kapau. Gulai dengan banyak sayuran di dalamnya, merupakan gulai khas Kapau (Nagari Kapau yang terkenal dengan nasi kapau).

Bubua samba ini harus segera dimakan setelah dibeli, agar tidak basi, karena bubua samba dan gulai (kuah) sudah dicampur. Jika dipisah, bubua samba dan gulai dapat dimasukkan ke dalam kulkas dan dipanaskan kembali. Harga bubua samba Rp 6.000 lebih mahal Rp.1.000 dibanding dengan bubua samba yang dijual di warung, tapi rasa dan harga sesuai, malah terasa lebih murah jika dibandingkan dengan bubua samba yang ada di Jakarta, Rp. 7.000, (sayur sedikit dan rasa tidak enak.)



No comment for Bubua Samba Sianok Sayur Kapau di Pasar Ateh Ngarai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *