Menu Click to open Menus
Home » cemilan lawas » Pinyaram Kue Cucur Khas Minang

Pinyaram Kue Cucur Khas Minang

(120 Views) November 9, 2018 7:25 am | Published by | No comment



Kue pinyaram seperti kue cucur, terbuat dari tepung beras dan tepung terigu. Di Minang, kue pinyaram merupakan salah satu kue adat, maksudnya salah satu kue yang selalu ada dalam setiap acara adat, misal pesta pernikahan (baralek) dan pesta datuak (baralek datuak).

Dalam acara baralek pinyaram dimasukkan ke dalam talam yang akan dibawa ke rumah mertua, untuk mengisi kampia (tas khas Minang, khusus untuk membawa beras) bagi tamu yang datang, dan disajikan pada saat baralek.

Pinyaram yang dibawa ke rumah mertua (dimasukkan ke dalam talam) sebanyak 20 buah dengan ukuran diameter 15 cm. Selain pinyaram, ada bulek-bulek atau sebagian nagari menyebut makanan ini inti, goreng pisang raja, kalamai (dodol), kue bolu, rendang, dan nasi dari beras sebanyak 5 liter.



pinyaram-harga-Rp-2000.cemilan minang.

Kue pinyaram digunakan untuk mengisi kampia tamu ( tamu yang masih ada hubungan saudara ) yang datang pada saat acara baralek (pesta). Tamu datang ke pesta membawa beras di dalam kampia, setelah berasnya diambil, kampia yang kosong diisi oleh tuan rumah dengan pinyaram dan bulek-bulek kecil. Pinyaram yang diberikan ke tamu, ukurannya lebih kecil dibanding pinyaram yang untuk mertua. Ukuran pinyaram pengisi kampia kira-kira berdiameter 6 cm.

Pada saat kakak menikah tahun 90-an, yang membuat pinyaram saudara-saudara dari kampung. Mereka menyediakan waktu khusus untuk membuat kue pinyaram, bulek-bulek, dan lauk-pauk, untuk pernikahan itu.

Sekarang, sebagian ada yang membeli kue pinyaram di pasar bawah. Ada dua orang penjual kue pinyaram di pasar bawah. Mereka berjualan tiap hari dan masih ada hubunga keluarga. Jika pinyaram yang dibutuhkan tidak banyak (kurang dari 50 kue), tapi kalau kue yang dibutuhkan banyak, keluarga pengantin memilih untuk membuatnya. Kue pinyaram dibuat satu persatu, jika ingin membeli dalam jumlah banyak harus dipesan terlebih dahulu.

Kue pinyaram akan mengeras setelah 24 jam, tapi tergantung kepandaian pembuat kue. Ada kue pinyaram yang masih baik (tidak terlalu mengeras), setelah 24 jam. Jika mengeras dan dikukus kembali, rasanya kurang begitu enak.



No comment for Pinyaram Kue Cucur Khas Minang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *