Menu Click to open Menus
Home » cemilan lawas » Sanok Cemilan Petani Di Ranah Balingka

Sanok Cemilan Petani Di Ranah Balingka

(96 Views) Desember 11, 2018 12:51 am | Published by | No comment



Petani selalu membawa makanan ke sawah. Jika waktu istirahat tiba, mereka akan memakan makanan yang dibawa. Salah satu makanan yang dulu ada pada saat panen di
Balingka, salah satu desa di Kabupaten Agam, adalah sanok.

Sanok dimakan bersama-sama, sebagai selingan (tidak makanan utama) di tengah sawah, di dalam dangau atau duduk di pinggir sawah dengan tikar, karena terbuat dari tepung beras dan pisang jadi cukup mengenyangkan.

Makanan dibuat oleh keluarga, yang mempunyai sawah. Salah seorang yang dituakan di dalam keluarga itu yang akan memasaknya. Pembuatannya mudah dan semua orang bisa membuat, karena bahan yang mudah didapat dan pengerjaan tidak sulit, tapi setiap orang yang memasak mempunyai “cita rasa” masing-masing.

Sanok terbuat dari tepung beras, santan, gula, garam, dan pisang, dimasak encer, sehingga bisa disedot dengan batang padi. Tentu saja, makanan yang disajikan untuk para pekerja di sawah, dapat juga disajikan sehari-hari.



sanok.cemilan minang. cemilan balingka.cemilan lawas.cemilan petani.

Di bawah ini saya tuliskan resep pembuatan sanok. Resep ini saya dapatkan dari teman ibu, Ita Bahisah. Tidak ada takaran resmi dalam pembuatannya, yang pasti, jenis bahan utamanya jelas, sedang takaran “kira-kira” disesuaikan saat memasak. Jika terlalu encer, ditambahkan air panas sedikit.

Bahan sanok :

2 sendok makan tepung beras
Garam secukupnya
Satu potong kecil gula aren (bahasa Minangnya, saka)
2 gelas santan kental dan encer dicampur (sebaiknya santan dari kelapa, bukan santan kemasan)
Pisang dipotong kecil-kecil (pisang raja (pisang rajo) atau pisang kepok (pisang tambatu))

Cara membuat
Cairkan gula aren, saring, sisihkan. Masukkan tepung beras ke dalam santan, aduk hingga rata, lalu masak sambil diaduk. Tambahkan gula aren cair, dan sedikit garam. Aduk terus hingga mengental, lalu tambahkan potongan pisang . Jika sudah cukup kental, angkat dan tuang ke wadah.

Sanok yang encer dapat dihirup dengan sedotan, batang padi.
Jika, kental dapat dimakan menggunakan sendok. Makan selagi hangat. Sanok tidak enak dimakan dalam keadaan dingin, dan tidak mungkin dipanaskan, tidak enak.



No comment for Sanok Cemilan Petani Di Ranah Balingka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *